Dengan hanya melakukan satu klik, Anda bisa memberikan:
enam hari akses pada air bersih atau,
bantuan bagi sebuah desa dapat swadaya atau,
dua hari akses pada pendidikan atau,
dukungan pinjaman dana sebesar 90 ribu rupiah selama sehari.
Butuh waktu lebih dari 10 detik untuk membaca kalimat itu? Tidak demikian jika Anda mengklik situs Ripple (www.ripple.org). Anda hanya butuh 5 detik saja.
Situs yang berbasis di Australia ini, adalah salah satu terobosan donasi yang dilakukan untuk memberikan bantuan lewat media internet. Sebenarnya, hal ini bukan cara baru. Sejak sekitar tahun 1999, The Hunger Site pernah melakukan hal yang sama, satu klik untuk donasi semangkuk makanan pokok. Hingga kini, The Hunger Site masih tetap aktif untuk memberikan bantuan pangan pada negara yang membutuhkan. Sudah ada sekitar 220 juta pengunjung yang telah memberikan 300 juta mangkuk makanan pokok untuk jutaan penderita lapar di banyak belahan dunia. Setiap hari, ada sekitar 220.000 orang yang datang ke situs Hunger Site ini, dan mengklik donasi bagi semangkuk makanan pokok.
Bagaimana hal ini bisa dilakukan? Iklan, itulah kuncinya. Setiap kali pengunjung datang ke situs donasi semacam ini, mereka dibawa pada tampilan iklan sejumlah perusahaan yang mendukung situs tersebut. Setiap paparan tampilan (eksposure) dari iklan tersebut, akan dihitung dengan imbal balik sejumlah uang, setara dengan jumlah yang disepakati. Jika satu klik berarti semangkuk gandum bagi penduduk Darfur, maka paparan iklan itu akan berharga seimbang dengan semangkuk gandum di Darfur.
Jika pada Hunger Site, donasi itu disalurkan melalui Mercy Corps dan America’s Second Harvest, maka di Ripple hal itu dilakukan oleh sejumlah lembaga. Water Aid untuk dukungan air bersih, Oaktree Foundation untuk bantuan swadaya desa, Oxfam Australia untuk bantuan pendidikan, dan Grameen Foundation untuk dukungan kredit lunak.
Hal yang berbeda yang dilakukan oleh Ripple adalah, mereka juga memanfaatkan Google Adsense dan DoubleClick, sebagai penyokong utama aktivitas ini. Sebagai informasi, Google Adsense adalah layanan dari Google yang menempatkan sejumlah iklan dari pemasang iklan (publisher). Pemasang iklan membayar kepada Google, dan Google akan membayar setiap iklan yang tampil pada website yang dipasangi kode Google Adsense. Begitu pula skema yang terjadi di DoubleClick.
Memanfaatkan Internet dan website dalam upaya penggalangan dana, adalah langkah yang patut dicoba. Tak ada yang hilang dari para “pemberi dana” itu kecuali waktu untuk mengklik dan tak ada upaya berarti yang dikeluarkan kecuali sebuah gerakan mouse. Semudah dan sesederhana itu saja.
Pendekatan ini tentu saja butuh kredibilitas dan akuntabilitas yang transparan dan terbuka. Kemana saja disalurkan dan berapa donasi yang diterima layak untuk ditampilkan untuk memberikan kenyamanan bagi setiap “penyumbang”. Sebab, jika tidak hal ini sama halnya dengan memberikan uang kepada para peminta sumbangan keliling yang soal kredibilitas dan akuntabilitasnya ada hanya ada di keikhlasan kita.



