
Where you see trees, there is water.Trees make it possible for thousands of liters of water to arrive every day to cities. If you stop seeing water, it’s because there are no trees. Stop the cutting down of forests. Show that you care. Become a member.
“Pepohonan memungkinkan ribuan liter air mengalir setiap hari ke kota-kota. Jika Anda tak lagi melihat air, itu karena tak ada pohon. Hentikan penebangan hutan. Tunjukkan bahwa Anda peduli. Jadilah anggota kami.”
Iklan dari Greenpeace Mexico tersebut merupakan pemenang Caracol de Plata sebuah penghargaan bagi kampanye sosial dan nirlaba di Amerika Latin tahun 2006 untuk kategori cetak. Tahun ini lembaga tersebut memberikan penghargaan yang sama, dan tenggat waktu untuk dapat ikut di dalamnya adalah tanggal 15 Juni 2007.
Sayang sekali, tak ada penghargaan sejenis yang diberikan di Indonesia untuk iklan atau kampanye dari lembaga sosial/nirlaba. Citra Pariwara, adalah satu-satunya penghargaan yang diberikan bagi ajang kreatif dunia periklanan, yang di dalamnya pun tak memasukkan inisiatif kampanye sosial di dalam kategori yang diberikan. Semua kategori yang tercakup di dalamnya, hanya melulu-dan-melulu berkutat di soal pemasaran dan periklanan benda konsumsi.
Apakah ini memang berarti tak ada inisiatif kampanye komunikasi sosial yang patut di hadirkan? Atau memang tak ada iklan kampanye dari bidang itu yang layak untuk ditampilkan? Tak mudah untuk dapat menjawabnya. Sebab memang terlihat, upaya kreatif di bidang komunikasi sosial ini masih tak terlalu nyata di Indonesia. Banyak inisiatif kampanye sosial yang dilakukan, terkesan seadanya, tanpa persiapan, dan bukan menjadi prioritas utama. Terkadang, kampanye ini menjadi tahapan terakhir dari suatu inisiatif sosial, hanya menjadi prioritas buntut selama masih ada dana untuk melakukannya.
Saya berpikir, penghargaan semacam ini perlu di buat, agar dapat menggairahkan inisiatif komunikasi sosial di Indonesia. Dengan demikian, banyak pihak yang berlomba-lomba untuk semakin kreatif dalam menyampaikan pesan-pesan sosial, dan iklan layanan masyarakat tak lagi dikerjakan dengan seadanya saja. Semoga.
Detail
Agency Nazca Saatchi & Saatchi México



kita masih terlampau terbiasa berpikir jangka pendek. kampanye pun seringkali lebih untuk kepentingan jangka pendek.
Komentar oleh bumisegoro — Juli 10, 2007 @ 9:18 am |
Pesan greenpeace tsb sebenarnya hal yg sangat sederhana, aksioma yg setiap orang sudah mengenalnya sejak di bangku SD. Tapi, jaman ini telah menelan kebenaran2 sederhana itu dengan propaganda “bisnis ramah lingkungan” “CSR” “renewable energy” dll…untuk menghabisi hutan yg tinggal sejengkal.
Di indonesia boro2 dapat penghargaan, bisa2 ‘dihilangkan’. Yg aman cuma kampanye cuci tangan pakai sabun. Mau mengkritik pembalak hutan, pencemar sungai, dianggpnya menghambat iklim investasi, lalu digugat pencemaran nama baik.
Para campaigners perlu bekerja lebih keras agar kita tak hanya menang di media massa tapi juga politik, ruang pertarungan yg sebenarnya.
Komentar oleh widyantoa — Juli 11, 2007 @ 7:24 am |
Mas Widy, kampanye Cuci Tangan pun kadang juga tidak aman. Teman-teman campaigners di Jakarta merasakan hal itu. Sebab, limbah cuci tangan, produk sabun pembersih, kain lap, dan bahkan judul acara kampanye yang dipakai pun menjadi sasaran kritikan juga.
Tapi, saya setuju bahwa di ranah politik dan kebijakan-lah pertarungan sesungguhnya berlangsung. Walau, di media massa dan publik lah sarana training bagi campaigners untuk berargumen, bergulat dan berdialektika dengan kenyataan.
Komentar oleh Admin — Juli 11, 2007 @ 7:47 am |